Kemaren, 12 September 2010, kami pergi pulang kampung. Mengunjungi family di Payakumbuh. Sebelum pergi sudah diingatkan bahwa akan ada kemacetan baik saat akan berangkat maupun pulang. Tapi ngak apa-apa. Kami tetap pergi. Aku, istri, kakak dan suami serta dua anak mereka (alias kemenakan tercinta) berangkat jam 7.00 pagi.
Selama di jalan ternyata tidak terjadi kemacetan yang berarti. Kami sampai di Bukittinggi pada jam 9 lewat. mengantarkan kakak dan keluarganya yang ingin bersilaturahmi ke rumah mertuanya di Bukittinggi. Setelah silaturahmi dengan kekuarga kakak ipar, kami melanjutkan perjalanan ke Payakumbuh. Sampai di tujuan sekitar jam 11.00. Di sini kami mengunjungi mertua kakak, sekaligus ingin bermain bersama kemenakan yang dari Bengkulu.
![]() |
| Makan sate danguang2 |
Tidak banyak aktifitas yang bisa dilakukan, diantaranya yaitu: makan sate danguang-danguang (enak sekali, sampai habis 3 porsi, hehe) dan pergi ke Harau. Pada saat menuju ke Harau ini baru terasa kemacetan terjadi. Cuma sedikit yang bisa dilihat di Harau (karena macet sekali). Sehingga pada pukul 16.00 kami putuskan untuk pulang (banyak waktu dihabiskan di jalan daripada di Harau karena macet).
![]() |
| Di Harau |
![]() |
| Macet cet cet... |
Setelah sampai lagi di Payakumbuh, kami pamit pulang dan barulah apa yang diingatkan tentang kemacetan terjadi. Dalam perjalanan dari Payakumbuh ke Bukittinggi, dari Bukittinggi ke Padang Panjang, dari Padang Panjang ke Panorama, semuanya macet.
Akhirnya baru sampai di rumah (Padang kota tercinta) pada pukul 00.30. Lelah sekali.....













